Kamis, Mei 03, 2012

Christina Perri - a Thousand Years


(Verse 1)

Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave
How can I love when I'm afraid
To fall
But watching you stand alone
All of my doubt
Suddenly goes away somehow

One step closer

(Chorus)
I have died everyday
waiting for you
Darlin' don't be afraid
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

(Verse 2)
Time stands still
beauty in all she is
I will be braveI will not let anything
Take away
What's standing in front of me
Every breath,
Every hour has come to this

One step closer

(Chorus)
I have died everyday
Waiting for you
Darlin' don't be afraid
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more
And all along I believed
I would find you
Time has brought
Your heart to me
I have loved you for a
Thousand yearsI'll love you for a
Thousand more

One step closer
One step closer

(Chorus)
I have died everyday
Waiting for you
Darlin' don't be afraid,
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

And all along I believed
I would find you
Time has brought
Your heart to me
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for aThousand more

[ From: http://www.metrolyrics.com/a-thousand-years-lyrics-christina-perri.html ]

Selasa, Mei 01, 2012

Sayonara (Cinta Begini)

malam itu, percakapan di antara kami cukup sengit.

"kamu, nggak bisa ngambil ketegasan? takut berkomitmen?" tanyaku.

"hmm... bagaimana ya. mungkin menurutmu aku orang paling egois di dunia. tapi, inilah yang kurasakan. seperti yang telah aku bilang tadi, aku memang tidak bisa jika harus memilih di antara kamu dan dia," jawabnya.

aku menghela napas. walau aku tau dia tidak akan mendengarnya karena kami bercakap - cakap hanya lewat media internet saja. kau taulah, salah satu fasilitas chat yang terkenal di dunia.

"apa Ruka juga pernah bertanya hal seperti ini padamu, Ryu?" aku masih memberondongkan pertanyaan pada Ryu.

"kamu tau sendiri kan, Chizuru, Ruka dan kamu tidak sama. aku tau dalam benaknya ada pertanyaan pertanyaan begini. tapi dia hanya... nggak berani untuk mengutarakannya langsung padaku."

nada bicara Ryu terdengar semakin lemah. mungkin dia sudah menduga - duga akan seperti apa akhir percakapan kami malam ini. mungkin juga, Ryu sudah tau bagaimana aku akan mengambil keputusan. sebenarnya aku juga bisa saja langsung mengutaran keputusanku. tapi tidak begitu saja kulakukan. karena aku tau, bisa saja malam ini merupakan saat - saat terakhir aku dapat dan mau bercakap - cakap dengan Ryu.

"Chizu, kamu diam."

aku tau itu bukanlah sebuah pertanyaan, melainkan pernyataan. aku tersenyum.

"aku hanya sedang berpikir... kamu, memang orang paling egois di dunia. aku tau. tapi untuk urusan seperti ini, kamu harus tau kalau aku sangat sangat membencimu!"

gantian, kini giliran Ryu yang diam. aku tau dia sedang menanti lanjutan kalimatku. Ryu-hanya-menunggu.

"baiklah... karena kamu hanya menunggu, maka aku akan segera menyampaikan keputusanku, Ryu. aku... tidak bisa menjalani ini semua lebih lama lagi. aku... mengalah saja. berbahagialah dengan Ruka. oh, apa yang aku pikirkan? tentu saja kamu bahagia..."

aku tau, saat mengatakannya air mataku meleleh dengan sangat deras. aku tidak pernah sesakit ini sebelumnya. bagaimana bisa ada kisah cinta begini? yah, kalau saja kisah ini memang layak dinamakan kisah cinta.

"selamat tinggal, Ryu..."

tidak sepatah katapun keluar dari mulut Ryu. saat aku berharap mendengar suaranya untuk terakhir kali, Ryu justru diam. hingga aku mengakhiri percakapan kami malam itu, Ryu tetap diam.



Aku bisa terima
Meski harus terluka
Karena ku terlalu, mengenal hatimu
Aku telah merasa
Dari awal pertama
Kau takkan bisa lama, berpaling darinya
Ternyata hatiku benar
Cintamu hanyalah sekedar
Tuk sementara
Reff:
Akhirnya kita harus memilih
Satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini
Karna cinta tak akan ingkari, Takkan terbagi
Kembalilah pada dirinya
Biarku yang mengalah, Aku terima
Saatnya kembali , nurani bicara
Ku tak bisa terima
Bila terus tak setia
Mengkhianati dia, menduakan cinta
Ternyata hatiku benar
Cintamu hanyalah sekedar
Tuk sementara
Back to Reff
Sebentar ku telah kecewa
Biarlah aku pergi
Nikmati luka ini
Perih ini.. Sendiri..

Tangga - Cinta Begini


p.s.
hi there! cerita ini fiksi kok :D dedicated for my bestfried, 이마
:)

Kamis, April 26, 2012

selamat ulang tahun, Wella :)

saengil chukha habnida
saengil chukha habnida
saranghaneun uri wella
saengil chukha habnida






kamu pasti ingat lirik lagu di atas bukan? setiap ada teman kita yang tengah bahagia menyambut kembali hari lahirnya, kita pasti akan menyanyikan lagu ini dengan lantang, dengan ekspresi yang ceria. seolah kita ikut melarut dalam kebahagiaan yang tengah dirasakannya.


betapa besar arti sahabat bagi hidup kita. saat seluruh dunia tertawa memeluk kita, sahabat mungkin hanya dapat tersenyum dari jauh. diam diam dalam hatinya turut merasakan tawa yang terbit di wajah bahagia kita. tapi ingatlah, di saat seluruh dunia justru menjauhi kita, menolak memberikan keramahan sebagaimana biasa, bahkan di saat kita tak tahu alasan sebenarnya, ketahuilah hanya dia yang hadir memeluk kita. dan aku... sungguh ingin menjadi andil yang sebijaksana itu dalam hidupmu.


sering kita tertawa bersama, berjalan bergandengan, berpelukan, menghapus air mata satu sama lain, tak jarang juga kita mulai berdebat, berbicara dalam nada tinggi, enggan bertegur sapa. ketahuilah justru itu kulakukan karena kedekatan kita. untuk kamu ketahui, kamu memiliki ruang tersendiri di hatiku. bagaimana bisa? entahlah, waktu dan kebersamaan kita yang menemukan caranya.


hari ini kamu bahagia, tentu, karena aku juga dapat merasakannya. hari ini kamu kecewa, entah, tapi sungguh hanya ini sedikit yang dapat kulakukan sebagai hadiah di hari istimewamu yang menjadi hari istimewa bagiku juga. ya, hari ini tetap istimewa, tetap spesial, walau kita tau sebenarnya justru hari ini harus kita takutkan, karena berarti jatah umurmu telah bergugur satu.


doaku...
semoga kamu, aku, kita, dapat bertumbuh menjadi pribadi yang dapat menebar kebaikan dimanapun kita berada.
kedewasaan memang tidak diukur dari usia, tapi aku berharap dengan bertambahnya usia dapat juga menumbuhkan kedewasaan di diri kita.
walau kehidupan remaja itu sederhana, tapi hidup memang tidak pernah sederhana. untuk itulah kita perlu dewasa demi menghadapinya.
amiiin.. semoga doa ini berpilin di udara dan dihijabah oleh Rabbanaa. Amiin ya Allah...


aku tahu, entah kapan kamu akan menyadari bahwa tulisan ini ada untukmu. aku tidak perduli. aku hanya ingin kamu tau bahwa aku mengetikannya dengan sangat tulus :)


SELAMAT ULANG TAHUN SAHABATKU..


gue sayang elo selamanya, sayang :)
wiza sayang wella :*


p.s.
jangan ketawa ya ciw. ini persembahan ke 4 dari gue. yang ke- 1, 2, 3 nya udah ketahuan belum? ;)

Selasa, April 24, 2012

mungkin saya sengaja

hi there! selamat malam semuanyaaaa... hidup mahasiswa!

so, ceritanya gue lagi semangat - semangatnya berorganisasi sekarang :D ibaratnya unggas, gue sedang mengepakkan sayap untuk terbang tinggi. asiiiiik...

dengan diamanahkan untuk menjadi panitia munas ismafarsi ke-14, mencoba ikut serta dalam open recruitment PEC (pharmacy english club), dan insya Allah akan mengikuti proyek besar asuhan orang hebat, senior yang gue hormati di kampus, sepertinya gue justru sengaja terlibat dalam berbagai kegiatan ini.

why? because it's a big chance menurut gue! why not? sebagai mahasiswa, khususnya mahasiswa farmasi, prodi yang sedang gue tekuni, adanya organisasi dan segala macam kegiatan itu adalah sebuah sarana buat gue. mumpung gratis, hanya bermodalkan keinginan untuk berkarya, kenapa tidak kita coba manfaatkan? sudah diberi pekerjaan kenapa tidak mencoba untuk bekerja? itung - itung cari pengalaman mengingat seumur hidup gue tidak mau hanya menghabiskan hidup gue hanya untuk menjadi mahasiswa.

mayoritas duduk di bangku kuliahan dan menjadi hantu laboratorium yang gue jalani untuk "menghabiskan waktu" gue harap tidak menjadi harga mati gue sebagai mahasiswa farmasi. ketemu orang yang "itu - itu saja" juga bukan pilihan dalam hidup gue.

kesengajaan ini adalah a good opportunity! hope so!

semangat, El!!!!

Selasa, April 17, 2012

meracau

hi there! uwa uwa uwaaaa... sudah lama gue tidak meracau! ada satu dan lain hal yang memaksa gue untuk berpikir mellow dan agak dewasa belakangan ini. tapi yah, sudahlah, lupakan saja! karena hal itu memang ingin gue lupakan. hmmm...


jadi setelah sekian lama, hari ini gue meracau lagi. yang diracaukan hal - hal ringan saja. teman meracaunya pun juga sudah merupakan orang yang sangat tepat menurut gue. dari percakapan remeh - temeh tadi ada satu pertanyaan yang nyangkut di otak gue. perntanyaan yang sama yang terus menerus juga ditanyakan oleh si teman gue ini.


sebagai teman, dia berpikir dan bertanya - tanya "Apa yang harus gue lakukan?".


pertanyaan yang sama juga muncul di otak gue "Apa yang harus gue lakukan?".


dan jawabannya untuk saat ini menurut gue adalah "tidak ada apa - apa yang harus kita lakukan". karena memang tidak ada yang harus dilakukan. biarkan saja semuanya seperti ini menurut gue, mungkin untuk sementara waktu. sebentar, lama, atau tak berujung hanya Tuhan yang tau. mungkin suatu saat Tuhan mengirim jawabannya, pasti, lewat dan seiring berjalannya waktu.




p.s.
KL baru saja Alhamdulillah selesai dilaksanakan. dan dampaknya masih sangat terasa. badan lebam dan capek ga ketulungan. semangat wiz!!!

Minggu, April 08, 2012

BULAN

oh bulan...
bulan, bulan, bulan..
aku bulan
yang demi matahari


ingin bulan memeluk matahari
tapi bagaimana?
hanya untuk mengintip saja bulan tidak bisa
bukan malu
bukan takut
tapi silau matahari membutakan bulan


oh bulan...
bulan, bulan, bulan...
aku bulan
lalu apa yang bulan dapat lakukan?


bulan lantas berlari
tersaruk saruk
bersembunyi
tak pernah mendampingi matahari lagi
bahkan untuk menyapa saja aku tak sanggup


oh bulan...
bulan, bulan, bulan..
aku bulan
mungkin lebih baik begini


bulan muncul di langit yang masih sama
tapi dalam waktu tak serupa
begini lebih baik
maka selamanya bulan hanya mampu merindu


sekalipun terkadang aku muncul
tapi matahari tidak akan pernah melihat bulan
karena sinar matahari justru menutupi


ya, mungkin ini lebih baik
yang terbaik


oh bulan...
bulan, bulan, bulan..
aku bulan

Minggu, April 01, 2012

believe

ini adalah tentang bagaimana kepercayaan benar - benar bisa menjadi awal sekaligus akhir dari segalanya.
itulah mengapa mungkin bab I di setiap buku teks pelajaran agama di tahun awal kita di sekolah dasar adalah RUKUN IMAN.

dengan kepercayaan,
kita dapat saling mencintai dengan aman. walau banyak rintangan di depan, walau banyak godaan menghadang.
semua dapat kita lewati hanya dengan merasa saling percaya. dengan inilah hadir sejuta kisah kisah yang bertemakan "happily ever after" dari pendongen di seluruh penjuru dunia.

sebaliknya,
hilangnya kepercayaan.
merupakan awal dari sebuah rasa benci dan dendam yang mendalam. sejauh apapun kita mencoba untuk memperbaiki keadaan, kepercayaan yang telah rusak tidak akan pernah sama lagi.
layaknya vas keramik milik ibu kita, sekali memecahkannya, sekuat apapun perekat yang kita gunakan vas itu tidak lagi sama. rapuh, dengan sekali sentuhan ia akan kembali hancur.

inilah realita,
kita memang tidak hidup di dunia dongen, sobat.
menyakiti dan tersakiti bisa saja sudah merupakan hal yang lumrah sekarang.
hmm...